« Home | ATV LOOK 2007 » | Who Wants To Be Genius Marketer? » | Pemasaran Kontekstual, Internet, dan Brand »

MAJU TERUS INSAN KREATIF INDONESIA...!!!

Salam hangat saya bagi seluruh rekan-rekan desainer Indonesia. Ditengah padatnya jadwal kampus dan kegiatan lain, Alhamdulilah saya masih bisa menyelesaikan blog ini dengan lancar. Menyikapi kondisi ekonomi dan politik di Indonesia yang tak menentu saat ini, merupakan tantangan bagi kita semua untuk terus survive menangkap celah peluang yang ada. Menurut teori ekonomi “New Growth Theory”, Paul Romer mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi tak semata dimotori oleh pertambahan modal dan tenaga kerja, tapi juga oleh satu unsur penting, yaitu: ide. Komponen Ide merupakan kunci dalam memberikan keunggulan yang signifikan.
“New Growth Theory” telah banyak diterima dikalangan ekonom negara-negara maju. Teori ini berkaitan erat dengan konsep “ceative economy” yang sedang populer saat ini. Sehingga tak pelak lagi, inovasi yang berorientasi pasar merupakan hal mutlak yang harus dilakukan dalam lanskap marketing strategic yang diterapkan dalam kondisi persaingan yang makin kompetitif saat ini. Komponen ide sendiri memiliki suatu keunikan multiplikasi. Artinya, ide dapat digandakan tanpa atau dengan sedikit biaya. Bahkan suatu ide sederhana yang bisa diterapkan secara luas, bisa jadi akan memberikan dampak ekonomis yang luar biasa besarnya. Contohnya, Roger dalam suatu wawancara memberikan suatu gambaran tentang tutup cangkir kopi. Dahulu tutup cangkir kopi memiliki diameter yang beragam, menyesuaikan dengan diameter cangkir masing-masing. Namun bayangkan jika tutup kopi diseragamkan, maka berapa ribu jam atau juta jam kerja yang bisa dihemat hanya karena ide sederhana ini. Contoh lain, suatu ketika saat saya berada di salah satu hotel di Malang, saya melihat begitu banyak orang menunggu lift dengan ekspresi penuh kebosanan. Lalu saya menemui salah seorang bellboy untuk memberikan saran, bagaimana kalau di dekat ruang tunggu lift diberikan kaca. Dan ternyata usul saya dipenuhi, alhasil orang-orang yang menunggu lift tidak jenuh karena sibuk berdandan didepan kaca. Hotel tersebut akhirnya meninggalkan kesan yang positif bagi pelanggannya. Jika semua hotel memiliki kaca disamping ruang tunggu lift, maka tidak akan ada lagi komplain mengenai lift yang lambat.
Sebagai insan kreatif tentu kita memiliki berbagai macam ide inovatif yang dapat berpotensi membawa kebaikan bagi semua orang. Namun bagaimana kita menggali ide, mengutarakan dan menjalankan, sampai menjadi kenyataan? Hal inilah yang perlu dilatih sejak dini. Kalau kata AA Gym, dimulai dari diri sendiri, dari hal yang kecil, dan dari saat ini. MAJU TERUS INSAN KREATIF INDONESIA...!!!